Lebih Dari 150 Orang Meninggal Karena Gelombang Panas di India

Lebih Dari 150 Orang Meninggal Karena Gelombang Panas di India
Foto ilustrasi : sumber google
kolomberita.id - Lebih dari 150 orang dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit distrik Ballia dan Deoria, Uttar Pradesh, India Utara pada Juni 2023 saat suhu di Ballia melonjak hingga hampir 45 derajat celcius. Menurut Kalkulator Indeks Panas, kondisi ini menimbulkan risiko ekstrem bagi kesehatan manusia, terasa seperti lebih dari 60 derajat celcius. 

Meskipun tim investigasi menyimpulkan bahwa panas dapat memicu kematian, namun faktor kesehatan mendasar juga berperan penting. Departemen Meteorologi India telah mengeluarkan peringatan tentang kemungkinan terjadinya gelombang panas, mendorong orang untuk mengambil tindakan pencegahan yang lebih serius.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan tentang bagaimana India mencatat dampak kesehatan dari panas ekstrem, yang merupakan aspek kunci dari perubahan iklim di negara tersebut.

"Sistem kelahiran dan kematian di negara ini tidak terorganisir. Kurangnya minat pemerintah dalam mencatat angka kematian berlebih mengarah pada sistem manajemen kematian yang cacat," ungkap Dileep Mavalankar, direktur lembaga pendidikan Institut Kesehatan Masyarakat India, kepada The Third Pole, dikutip dari The Third Pole, Minggu (9/7/2023).

Pada 20 Juni, Menteri Kesehatan India Mansukh Mandaviya mengumumkan bahwa Dewan Riset Medis India akan melakukan penelitian untuk meminimalkan dampak gelombang panas terhadap kesehatan masyarakat.

Dokter medis dan penasihat kebijakan kesehatan yang bekerja dengan program Organisasi Kesehatan Dunia dan Bank Dunia, Rakesh Parashar, menjelaskan bahwa di India, sertifikat kematian dapat mencantumkan penyebab langsung kematian dan penyebab 'anteseden'. Walhasil, masalah mendasar atau kondisi yang berkontribusi pada penyebab utama kematian bisa diketahui.

"Aturan sertifikat kematian meminta (dokter) untuk menyebutkan penyebab medis langsung seperti penyakit jantung iskemik (berkurangnya aliran darah ke jantung) atau gagal ginjal akut, yang mungkin dipicu oleh paparan panas atau stroke panas pada beberapa orang, terutama pada orang tua dan penderita diabetes. " jelasnya.

Red

Sumber : https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-6813216/kematian-melonjak-di-india-lebih-dari-150-kasus-diduga-gegara-warga-kepanasan


0 Komentar